Jumat, 22 April 2016

April Move


  Pesan singkat yang kamu kirimkan melalui email-ku pagi tadi, mampu membuatku sedikit bahagia karena picture yang kamu kirim kan adalah sebagai ucapan atas ulang tahun ku yang akan bertambah kurang lebih dua kali dua puluh empat jam lagi. Terimakasih atas ucapan yang lebih dulu kamu berikan dari siapapun. Walaupun tak sesuai dengan tanggal yang seharusnya.

  Ketakutan ku kembali membuka luka lama yang selama ini berusaha untuk aku kubur dalam-dalam. Ya, selain picture yang kamu kirim dalam email yang aku terima ada sebuah documen berjudul "bye-bye pril". Sebelum nya aku dan kamu sempat bertukar obrolan melalui BBm. Kesalahan yang sekian kali nya aku perbuat adalah menyapamu dengan kalimat "hey, sudah berapa wanita yang kamu permainkan?".

Kamu yang cukup geram dengan sikap ku seperti bocah mungkin memutuskan untuk pergi tanpa rasa bersalah kepada ku sedikit, pun kamu yang telah bahagia hanya mengucap selamat tinggal tepat beberapa hari lagi aku bertambah umur.

Rasanya aku kehabisan oksigen ketika membaca satu halaman yang kamu kirimkan, sulit untuk bernafas. Sesak ku kembali membuka luka yang sedikit pulih. Luka yang seharus nya mengering. Kepergian mu kali ini benar-benar untuk selamanya.

Kita ada, tapi tiada dalam satu semesta yang nyata. Entah aku ataupun kamu yang salah, kita memiliki kekecewaan masing-masing yang sulit untuk di perjelas.

April yang menyedihkan, kamu selalu inginkan aku menjadi sosok yang dewasa. Sosok yang bisa kamu lihat dari sisi yang berbeda. April yang tak pernah di sangka kamu pergi dengan wanita baru mu dan menemukan rumah yang siap tuk kamu singgahi.

Tanpa sadar hati ku kembali remuk dengan keadaan yang terpaksa aku terima. Tapi kamu? Tertawa bahagia dengan wanita mu yang melihatku sekarat dengan luka yang kamu ciptakan kembali.

Pergilah dengan wanita mu, ucapan selamat tinggal darimu mungkin akan membantu sisa tenagaku untuk bersemangat menlanjutkan hidupku. Melanjutkan mimpi yang akan segera aku wujudkan.

April move semoga lekas menyembuhkan luka yang benar-benar melihatmu tak lagi hadir di hidup ku. Untuk selamanya.

                dari wanita yang kau anggap bocah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar