Senin, 02 Mei 2016

April telah berlalu

  Hari ini begitu menguras tenagaku, fikiranku dan juga perasaanku yang lalu lantang. Entah apa yang mereka fikirkan tentangku, sungguh menghargai itu sulit begitupun bentuk dari sebuah balas penghargaan dari seseorang.
 
  Miss komunikasi menurutku adalah penyebabnya. Terimakasih untuk seseorang yang jauh-jauh dari Cikarang dan Bekasi, Terimakasih atas kejutan yang kalian berikan, dan Terimakasih untuk usaha kalian yang telah menciptakan senyuman di bibirku. Tapi apa kalian tau? Aku sangat lelah, tubuhku yang sudah berontak dan ingin segera membaringkan nya ke ranjau rasanya lebih menguras tenagaku dan juga menahan sakit nya lebih dari biasanya. Tapi apa kalian tau betapa susah nya menerima kenyataan bahwa aku tidak sekuat dulu, tidak setangguh dulu. Ada beberapa sisi yang membuatku kehabisan energi untuk bernafas, ada beberapa hal yang membuatku tidak seceria dulu dan ada beberapa hal yang tidak kalian ketahui--karena nyata nya kalian tidak mau tau.

  Terimakasih untuk vonis yang kalian berikan. Aku maklumi karena aku pun dalam keadaan yang mungkin bersalah dan selalu salah di mata kalian. Aku pun tidak berarti membela diri bahwa apa yang aku rasakan tanpa kalian mau tau, itu menjadi benar untuk diriku sendiri.
Bila memang dewasa, kita bukan lagi anak TK yang bila marahan tanpa ada obrolan untuk sekedar penjelasan.
Kemana kalian saat aku sakit? Bahkan aku mengatakan akan operasi pun kalian anggap itu candaan dan drama queen yang sedang aku perani, apa kalian tau jauh sebelum operasi terjadi aku sangat berharap kalian memberiku keyakinan dan mendengarkan kesakitan yang aku alami saat itu. Kalian yang terlalu masa bodo membuatku teramat berfikir bahwa fase dimana kita seperti kepompong dulu telah berubah manjadi kupu-kupu yang indah, mencari kelopak baru yang siap di hisap madunya. Sungguh dalam fikiranku kalian telah memiliki kehidupan lain, kehidupan yang lebih indah, kehidupan yang membawa kalian jauh dari tempatku meski sekedar tempat curahanku.
 
  Aku marah? Tidak semua aku jalani dengan penuh kedewasaan diri dan rasa penuh kesadaran, bahwa aku tidak begitu penting untuk kalian. Tapi nyata nya kalian masih peduli dengan kejutan semalam itu. Sekali lagi Terimakasih. Walaupun Aprilku telah berlalu. Sungguh dalam Fikiranku saat ini hanya ingin memberi pembuktian bahwa aku bisa mewujudkan cita-cita. Mengertilah, itu yang hanya ingin aku ketakan. Dan Maafku untuk kalian yang telah aku kecawakan entah itu sengaja ataupun tidak.

  Tulisanku ini mungkin akan menjadi bahan olokkan dan bahan omongan kalian, dan aku sudah membayangkan kalian pasti berkata "lebay" tapi sudahlah tujuanku hanya satu yaitu hanya ingin dunia tau bahwa aku mempunyai kalian yang begitu hebat, kalian yang selalu berusaha membuatku tersenyum walaupun kalian tak pernah tau kekecewaan yang sangat berat saat ini sedang aku alami.

Untuk kalian kawan pea-ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar