Pagi ini, aku terbangun dalam ruang yang hanya berukuran 3x4 m. Hidup di Jakarta memang kejam, ruang tuk bernafas seperti gadis seumuran ku yang baru saja kehilangan sosok yang dicintai nya tentu akan merasa sangat sesak untuk menghirup udara segar.
Aku memejamkan mata sejenak, membayangkan kamu ada dalam hidup ku lagi, satu hari tanpa kamu dihidup ku rasa nya seperti aku kehilangan satu tulang rusukku. Walaupun mungkin tak sebaliknya dengan mu. Kamu justru sangat tenang jika menghilang dari hidupku karena itu adalah impianmu. Lari sejauh mungkin dari ku dan mencari rumah baru untuk kamu jadikan persinggahan hatimu selanjutnya.
Mimpi buruk semalam bukanlah pertanda baik dalam kenyataan. Dan itu adalah pertanda bahwa aku kehilangan sosokmu untuk kedua kali nya--ini lebih parah.
Tak satupun yang bisa aku ketahui tentangmu lagi, setidak nya mengetahui bahwa orang yang aku cintai baik-baik saja pun kamu tidak menginzinkan. Facebook, Pin, Twitt, Path, Instagram, Email bahkan nomor handphone dan semua tentangku di unfollow dan blok olehmu.
Aku tidak mengerti rencana Tuhan selanjutnya seperti apa. Kamu telah bahagia dengan wanitamu yang baru, sementara aku? Masih menjadi pungguk yang merindukan samg bulan. Terjebak dalam sebuah menara tinggi dan berharap ada sang pangeran menyelamatkan hidup nya yang monoton.
Inikah hadiah ulang tahun yang kamu berikan untukku? Tidakkah secuil kebahagiaan untuk sekedar menggariskan senyum dalam bibirku? Kadang aku bersifat seperti bocah karena ingin merasakan kesenangan tanpa tau kesedihan di tinggalkan orang yang sangat ia cintai tepat beberapa jam bertambah nya umurku.
Kesakitanku sungguh tidak diperdulikamn olehmu, kamu pergi tanpa rasa bersalah meninggalkan caci dan makian di akhir kalimat yang aku terima dari sebuah sms terakhirmu. Wanita mu sekarang mungkin jauh dan lebih dari segala nya dariku. Hanya seseorang yang kamu anggap bocah dan tidak mementingkan diri orang lain pun tidak mau tau prasaan orang lain itu seperti apa--itu menurutmu.
Jika memang cinta sebodoh ini adakah hal lain yang lebih bisa aku lakukan untuk menunjukkan bahwa lihatlah betapa aku sangat mencintaimu dalam kesakitan yang kamu berikan tapat beberapa jam bertambah nya umurku~
Untuk shmily-ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar